Selasa, 06 Agustus 2013

Here i am, here you go to know, Ade Irma Hartati

Here we go. Its the time when i wanna tell you little bit about who write this blog is this far. The girl who loves travel so much and wanna experience traveling around the world. Its just a simple name whom people usual call ade to her. Yeah.... For the beginning... You have known my name.... ADE.

Well... Most of people know me as TOMBOY girl, you know the girl who act as boy? Yeah... You can fly with your imagination to picture me then. Oke, stop.its enought... Are you done capture me???? Haahaaa i know that now you are courius about me.... Well you will find the answer by watching this photoes down here.

Thats it, what i look like.  Am i Beautiful? of course (whatever take i was born to be a woman, althought act little bit like a boy heeheee), iam cheerful, energic, and always happy.haahaa

I was born on January 4, 1990 in surakarta. Indri hastuti is my lovely mother and Gandung Sri  Wahono is my fathers's name. I have 3 brothers and iam the third child in my family. Iam happy having my big family, and may be you think that becausey iam the only one girl childrend, it make me tomboy heehee. May be you right.

I like having lot of friends, i like to be loved and love all people, i wanna make every one keep smiling, and i do love TRAVELING so much. Some times i imagine, if i were rich, i would have traveled around the world. But God has destined me to struggle much more to catch my desire. I am not the have one. And now i realize that my adventure exactly start every single day with their own uniq stories.

I live in small village called Kepoh. Located in Boyolali, central java. I have captured a billion memories, colorful, and delight childhood stories there. So thats why i love my peaceful village.

I graduated from DIPONEGORO University, Semarang majoring aminal science. I joint some organisazions like  BEM, HMI, LEMBAGA PERS MAHASISWA, GALLUS LAFAYETTY ( PENCINTA ALAM) etc. I got Indonesia English Languange Study Program scholarship, organized by IIEF in Arizona, USA.

Now... Im continuing study for AKTA 5 of candidate community collage lecturer program by  Education and Culture Ministry. And It will be finished by october this year. After that..... I may be located in Community Collage  of Bengkulu as lecturer.

Senin, 08 Juli 2013

BERBURU KALKUN, TERLANGKA SEDUNIA


apakah anda tertarik???
Berburu rusa? Biasa. Berburu ayam? Biasa. Nah yang satu ini saya akan memperkenalkan  pemberburuan yang hanya ada satu-satunya di dunia, yang unik dan menarik dan yang menantang, BERBURU KALKUL. Pada saat ini saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan fieldtrip mahasiswa Semester IV, Studi Produksi Ternak, Politeknik Negeri Lampung Program beserta pada dosen dan rekan Calon Dosen Akademi Komunitas di daerah peternakan Kabupaten Pring Sewu.
Sebelum saya berbagi informasi tentang kegiatan tersebut, saya akan menjelaskan sedikit tentang kalkun dan mengapa kalkul kini menjadi salah satu komuditas ternak yg mulai dikembangkan dan dilirik oleh peternak dalam negeri bahkan luar negeri.
Kalkun atau yang disebut M. MELEAGRIS adalah salah satu jenis unggas asli amerika utara. Kini kalkul menjadi sumber pangan/protein hewani yang penting di berbagai negara maju seperti merika,canad, israel,jerman, prancis, itali, Inggris, Belanda, Australia dll. Selain memiliki kandungan gizi yang tinggi kalkul juga memiliki beberapa manfaat. Daging kalkun memiliki kandungan gizi yang hampir ideal untuk pemenuhan gizi dan pemulihan kesehatan manusia, karena mengandung protein 20-24%, dengan asam amino essensial yang lengkap dan kaya akan lysine, disamping dapat memperbaiki nafsu makan anak, juga berperan mmbentuk jaringan otot dan otak anak agar masa tumbuh dan berkembangnya sempurna, terutama sejak dalam kandungan ibu sampai anak tersebut berumur 6 tahun. Sehingga daging kalkun sangat bermanfaat untuk anak-anak anda agar tumhuh sehat dan cerdas.
Daging kalkun memiliki kandungan lemak yang sangat rendah (4-7%) dengan total kolesterol yang hampir mencapai 0%, sehingga anda tak perlu khawatir dari penyakit kolesterol dan obesitas saat megkonsumsi daging kalkun. Kandungan lemak tak jenuh/lemak esensial (omega 6 dan asam oleat/minyak zaitun) yang tinggi dalam daging kalkun lebih menjamin kesehatan jantung anda. Sedangkan asam oleat memiliki sifat inflamsi/ anti radang yang kuat yang berfungsi untuk mangurangi rasa sakit dan pembengkakan. Asam oleat inilah yang menjadikan rasa daging kalkun menjadi lebih istimewa.
Daging kalkun juga menjadikan vitalitas anda tetap prima. Hal tersebut dikarenakan daging kalkun kaya mineral zinc yang juga membuat rambut anda tumbuh sehat dan indah. Selain itu daging kalkun juga diperkaya dengan kandungn mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, zat besi, selenium dan sodium serta vitamin yang penting seperti niacin, B6 dan B 12. Selenium dipercaya bermanfaat untuk mencegah kanker. Kandungan tryptofan dalam dahing kalkun menjadikan anda tidur dengan nyenyak, cukup hya dengan mengkonsumsi 100 gram sebelum tidur. 
Peternakan Kalkun yang dikelola oleh MITRA ALAM ini membudidaya kalkun tanpa antibiotik dan alami. Jadi untuk anda yang ingin mengkonsumsi daging tersebut tidak perlu khawatir karena daging yang dijual aman dari bahan kimia antibiotik. 

CARA MENGOLAH DAGING KALKUN
Tidak susah untuk mengolah daging kalkun ini, caranya mudah saja karena dagingnya padat dan empuk. kalkun dipanen pada usia 3-5 bulan saja, dan daging kalkun terkenal memiliki rasa yang khas dan istimewa. Tidak berbeda dengan cara memasak daging ayam atau daging lainnya, dengan bumbu yang relatif lebih hemat dapat diolah menjadi kalkun panggang/guling (reasted Turkey), steak, sate, goreng tepung, goreng tempura, goreng mentega, sop, opor, gulai, rendang, rolade, untuk nasi goreng bahkan soto dan bakso.

HARGA DAGING KALKUN
Harga daging yang ditawarkan oleh MITRA ALAM memang terbilang cukup mahal, tapi rasa dan kepuasannya sebanding dengan kocek yang anda keluarkan. Berikut adalah daftar harga maca-macam bentuk daging kalkun :
No
Nama Produk
Berat
Harga
1.
Kalkun hidup
2-3 kg
Rp.   55.000
2.
Karkas Kalkun
2-3,5 kg
Rp.   67.500
3.
Kalkun guling utuh
2-3,5 kg
Rp. 110.000
4.
Fillet steak dengan bumbu
150 gram
Rp.   25.000
5.
Fillet slice
500 gram
Rp.   67.500
Apabila anda ingin mengikuti BERBURU KALKUN di peternakan MITRA ALAM, peternakan tersebut menyediakan jasa untuk mengolah hasil buruan yang anda peroleh, biaya yang dikenakan yaitu :
No
Nama Produk
Berat
Harga
1.
Jasa Masak Kalkun Guling
2-3 kg
Rp. 100.000


3-4 kg
Rp. 115.000


. 4 kg
Rp. 125.000
2.
Sewa alat dan bumbu

Rp.   75.000
Apa anda tertarik untuk menjadi pemburuan langka pertama???? Berburu kalkun di MITRA ALAM?? Anda bisa langsung datang ke alamat:
MITRA ALAM
PETERNAKAN KALKUN
PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PERDESAAN SWADAYA (P4S)
JL. BETARA – DESA SUKOHARJO I, KAB. PRING SEWU – LAMPUNG
Email : @bambangc.mitraalam@yahoo.co.id
Website @kalkun-indonesia.blogsopt.com

Kenampakan Kalkun di MITRA ALAM
         Peternakan tersebut terletak di dataran tinggi yang akses jalannya memang agak susah dilalui. namun tempat itu masih asri dan alami.. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa Polinela adalah menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang peternakan kalkun  melalui diskusi secara langsung dengan pemilik peternakan.
Suasana Desa Sukoharjo
 Kegiatan yang dilakukan mahasiswa Polinela adalah menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang peternakan kalkun  melalui diskusi secara langsung dengan pemilik peternakan.

Kegiatan saat Diskusi
 
Saya bersama rekan Calon Dosen Akademi Komunitas, Emili Liliani

Rekan Dosen AK Diah Reni, Anis dan Rusmiyati
Sumber : Brosur Daging Kalkun (TURKEY MEAT). 2013. Mitra Alam, Pringsewu, Lampung.

Minggu, 07 Juli 2013

WISATA LEMBAH HIJAU, BANDAR LAMPUNG



Bandar lampung merupakan ibukota provinsi lampung dikepulauan Sumatra. Provinsi tersebut terletak di ujung selatan pulau Sumatra, dekat dengan pulau jawa dan hanya dipisahkan dengan selat sunda. Mudah saja melakukan perjalanan menyebrangi selat sunda, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam (normalnya) untuk menyeberang dari pelabuhan Merak, Banten ke pelabuhan Bekauheni, Lampung. Setelah sampai Bekauheni anda akan disambut dengan merana berwarna kuning yang merupakan simbol dari lampung, yaitu menarsa SIGER. Untuk melanjutkan perjalanan ke Bandar Lampung bisa dengan travel dengan tariff kurang lebih Rp. 40.000 atau bus ekonomi dengan biaya berkisar Rp. 25.000.
Kali ini saya melakukan perjalanan wisata ke salah satu tempat wisata air dan alam daerah Kemiling Bandar Lampung, yaitu Lembah Hijau. Wisata tersebut berada di daerah dataran tinggi yang menyediakan rekreasi keluarga berupa waterboom, taman satwa, tempat outbond, cottages, restaurant, pemandangan alam yang menawan dan beberapa wanaha permainan berupa boom-boom car, cinema 4D, dan masih banyak lagi. Saya akan berbagi beberapa informasi perjalanan saya ke Lembah Hijau.
PERJALANAN
Perjalanan menuju Lemba hijau sekarang ini tidak bisa dijangkau dengan kendaraan umum, awalnya ada rute trans lampung yang melewati tempat wisata tersebut, namun sejak bulan April rute tersebut sudah di tutup. Saya dan rekan saya Anis tidak memiliki kendaraan pribadi, jadi kami menggunakan ojek untuk kesana. Anda bisa mengambil rute :
·        Dari terminal raja Basa Naik angkot berwarna coklat menuju terminal Kemiling Rp. 3000.
·        Terminal Kemiling naik ojek Kemiling ke Lembah Hijau Rp 5000. total perjalanan kurang lebih 30 menit dari raja basa.
Atau jika tempat anda dekat dengan Karang anda bisa naik ojek dari Bambu Kuning langsung menuju Lembah Hijau dengan biaya Rp.10.000, lama perjalanan sekitar 10menit.
Note : penting untuk anda mencatat no HP tukang ojek untuk menjemput anda kembali saat pulang. Karena dari lembah hijau tidak ada akses kendaraan umum sama sekali.
WAHANA LEMBAH HIJAU
Untuk memasuki kawasan lembah hijau hanya dikenai biaya masuk Rp. 10.000/orang. Setelah anda masuk kawansan itu, anda bisa menikmati berbagai wanaha dan spot rekreasi yang sangat cocok untuk keluarga, mulai dari wahana waterboom, taman satwa, rumah hantu, boom-boom car, cinema 4D, outbond, karaoke, pemandangan, arena bermain anak, Aquarium, Cottages dan lain sebagainya. Beberapa wahana tersebut memang dikenakan biaya tambahan.
WAHANA WATERBOOM
Salah satu wanaha yang paling dimitani wisatawan adalah wanaha waterboom. Dengan tiket masuk wahana Rp.25.000 anda bisa menikmati arena bermain air mulai dari kolam renang, air tumpah, seluncur air, dan wanaha seluncur BOOMERANG  menggunakan ban dengan biaya Rp. 20.000 untuk dua orang.



Ramainya Area Waterboom, Lembah Hijau

Bersama Teman Tersayang, Anis Indayati

Air Tumpah, Lembah Hijau

Di bawah Seluncur Air

Seluncur Air terpanjang

Air Tumpah 2

Sabtu, 01 Juni 2013

Sudut Jakartaku Yang Hijau, Nyaman di Hati, "TAMAN WISATA ALAM ANGKE KAPUK"

Heiiii guys...... masih memiliki angan-angan untuk bertravel ria lagi??? tapi bingung mau nyari dimana tempat yang pas buat kamu? well..... i will share my great adventure in Jakarta.
Mendengar kota Jakarta, pastilah yang terlintas di benak kita, MACET, POLUSI, SUMPEK, dan satu lagi HOTTTTT!!!! ga salah kan??? itu sebabnya aku juga malessss banget untuk tinggal di jakarta. Tapi karena diharuskan untuk menempuh pendidikan di Jakarta, ga ada pilihan dan harus tinggal d Jakarta selama 3 bulan. Oke.... bukan masalah kok tinggal dimana ajah. Tetep satu yang penting, mainnnnnnnnn!!!!!!!!!! Nah pas sumpek-sumpeknya pikiran gara-gara tugas numpuk sedabrek. aku dan Temenku sekamar di Arizona USA dulu, sebut saja Miss April, hunting tempat buat merefreshingkan pikiran. Mencari tempat yang fresh..... segar dan hijau..... welll ternyata temenku membawa ku ke tempat yang tepat. Tempat itu adalah TAMAN WISATA ALAM ANGKE KAPUK.

Transportasi
 Untuk bisa mencapai Taman Wisata Angke Kapuk kami menggunakan kendaraan umum.Kami memulai dari Halte Trans Jakarta UNJ menuju Grogol/Citraland dengan tarif Rp. 3.500. Selanjutnya kita naik angkot M01 untuk menuju Pizza Hut atau tujuan akhir dari angkot tersebut, kami hanya merogoh kocek Rp. 4000/orang. Untuk melanjutkan ke kendaraan berikutnya kami naik angot U 11 dengan biaya Rp.3000, namun kita harus menunggu sampai penumpang penuh, barulah angkot tersebut mengantar kami ke tujuan akhir. Jadi harus sabar menunggu di bawah terik mahatari yang panas siang itu. Setelah kurang lebih 45 menit menunggu, angkot tersebut akhirnya membawa kami menuju Yayasan Budha Tsuchi. Dari tempat tersebut kita masih harus berjalan ke arah belakang Yayasan Budha Tsuchi untuk masuk ke tempat wisata.

Untuk tiket masuk per orang hanya dikenakan biaya Rp. 10.000 saja. Namun ada catatan penting yang harus diperhatikan juga, bahwa untuk pengunjung yang membawa masuk camera dikenakan biaya Rp. 500.000, jadi kami selama disana hanya menggunakan kamera HP saja. Hasilnya?? not too badlah... yang penting masih bisa diabadikan.


Yayasan Budha Tsuchi

Jembatan Besar

Tempat yang pas juga untuk menyejukan hati dan pikiran

Bersama Aprilian Hartami

Terdapat beberapa wahana

Untuk informasi yang lebih detail bisa dibuka website berikut
http://www.jakartamangrove-resort.com/ 

Senin, 27 Mei 2013

BERWISATA KE BROMO ALA BACKPACKER

Menyaksikan Indahnya Penorama Gunung Arjuna, Semeru dan Puncak Kawah Bromo

Deretan Gunung Megah di atas lautan awan

Bersama sang Arjuna


Mendaki Bromo bersama Bule

Dari Puncak Kawah Bromo

Desa Ngadisari, sebelum pendakian ke Bromo.

Puncak Kawah Bromo




          Bercerita tentang wisata pegunungan BROMO memang tidak aka ada habisnya. Cerita demi cerita terangkai dengan indah dari orang-orang yang pernah berkunjung kesana. Sungguh….. aku sendiri sekarang membuktikan mempesonanya tempat itu. Dan aku juga ingin mengukir kenangan perjalananku
          Awal perjalanan aku mulai dari rumahku, daerah boyolali. Sebelum aku ke BRomo, tempat tujuan pertamaku adalah Kebupaten Tuban, Jawa Timur, tempat dimana aku dulu bekerja sebagai Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP3).  Hari Minggu tanggal 19 Mei 2013pukul 07.00 WIB, aku berangkat dari rumah menuju terminal Tirtonadi, Solo. Jarak tempuh rumahku dengan Terminal terbilang cukup jauh, jadi pukul 08.00 WIB aku baru sampai di terminal. Sesampainya di terminal, aku langsung menuju ke pemberhentian bus jurusan Surabaya-Yogyakarta. Banyak macam bus yang menuju kota Surabaya, antara lain Sumber Slamet, Eka, Mira, dan yang lainnya. Karena aku bertualang ala backpacker, cukup aku naik bus AC EKONOMI dengan tarif bus hanya Rp. 23.000 ke jombang. Dengan lama perjalanan kurang lebih 5 jam dari Solo, aku turun di jombang dan melanjutkan perjalanan lagi dengan bus Puspa Indah Jurusan Tuban dengan tariff Rp.13.000 saja. Setibanya aku di Tuban, langsung aku melepas rinduku dengan  rekan kerja PSP3 di Tuban dan berkunjung ke Desa Binaan Karanglo, Kerek, Tuban. Semalam aku beristirahat di Posko PSP3 Karanglo untuk mempersiapkan tenaga di perjalanan berikutnya, BROMO.
          Pagi yang cukup cerah untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan utama. Bergegas pagi-pagi aku mempersiapkan segala sesuatu yang akan aku bawa di perjalanan. Setelah mengecek kelengkapan, aku pun siap melanjutkan perjalanan. Aku pergi ke bromo ditemani A’a yayang, mas a’at dan rekan-rekannya. Pukul 07.30 aku berangkat naik angkot dari kecamatan Merak Urak menuju terminal lama Tuban dengan ongkos Rp.3000 per orang, lanjut dengan bus Puspa Indah jurusan terminal Jombang. Sebelumnya kami sudah janjian dengan mas A’at di terminal jombang, pukul 10.00 kami sudah sampai di terminal. tapi karena mas A’atnya terlambat, kami harus menunggu selama hamper 2 jam d terminal. Setelah bertemu dan A’at dan rekan-rekannya, kami pun memulai perjalanan awal kami menuju BROMO. Kami memutuskan untuk menuju bromo dari kota Probolinggo, jadi kami mencari bus kearah Probolinggo. Sebenarnya lewat Surabaya hanya perlu ganti bus 2 kali, tapi karena arahnya memutar dan lebih jauh, kami memutuskan lewat Mojokerjo. Dari terminal Jombang kami naik bus kearah Surabaya turun terminal Mojokerto yang hanya ditempuh waktu 30 menit dan ongkos Rp.3500. Pukul 13.00 kami melanjutkan perjalanan lagi kearah Pasuruan dengan bus kecil warna kuning tariff bus hanya Rp. 7000. Perjalanan hamper 4 jam membuat kami cukup kelelahan, jadi sesampainya di Pasuruan kami beristirahat untuk Sholat dan makan. Baru pukul 16.30 kami melanjutkan perjalanan ke Probolinggo.
          Berwisata ala backpacker memang harus menyiapkan fisik yang kuat dan badan fit, karena perjalanan yang ditempuh tidak bisa dimanjakan dengan fasilitas yang wah dan mewah, cukup memanfaatkan apa yang ada dan apa adanya. Walaupun segala sesuatu serba apa adanya, bukan berarti membuat perjalanan kita jadi membosankan, susah dan tidak menyenangkan, justru bagiku…perjalanan backpacker itu seru dan mendapat banyak pengalaman. Melanjutkan perjalananku, pukul 17.30an kami sampai juga di terminal Probolinggo. Disinilah salah satu jalur kearah bromo yang sering digunakan para pengunjung dengan menggunakan transportasi umum. Lagi pula, dari Probolinggo memang disediakan angkutan yang menuju kearah BROMO, warga sekitar biasanya menyebut angkutan tersebut dengan istilah “TAXI”. Tarif taxi untuk wisatawan domestik berkisar Rp. 25.000. Namun kendaraan umum tersebut tidak beroprasi sewaktu-waktu. Mobil tersebut menunggu penumpang penuh baru mengantar penumpang. Jadi jangan kaget kalau harus menunggu berjam-jam baru kalian bisa diantar ke bromo. Dan sekali-sekali jangan pernah mencoba mencari tumpangan gratis dari mobil pribadi yang juga  menuju kearah bromo. Karena kalau ketahuan oleh supir angkutan dan kawan-kawannya, bisa jadi petaka bagi kalian. Seperti yang aku alami malam itu, saat kita sudah tidak tahan menunggu 3 jam, kami mencoba mencari tumpangan. Saat itu ada mobil pribadi milik Bule kaya bersama dua orang guide. Mereka sudah berbaik hati member kami tumpangan gratis, dan saat kami mau masuk ke dalam mobil, rombongan supir dan kawan-kawannya menghadang mobil sambil memaki-maki, ada bapak-bapak yang mengayunkan pukulan tangan, ada yang marah-marah sampai matanya mau copot, ada yang mukanya menyeramkan kaya singa beranak…. Dan inti dari aksi mereka adalah mereka tidak terima kalau penumpang mereka di ambil orang. Ini reaksi tergila dan terparah yang pernah aku lihat. Benar-benar diluar dugaan kalau sampai begini. Akhirnya kami meminta maaf dengan kedua belah pihak atas kejadian buruk itu. Kami harus kembali menunggu taxi yang ngge jelas kapan berangkat itu dengan sabar. Sambil menunggu kami mengobrol dengan seorang supir taxi dan mencari informasi tentang fasilitas di bromo. Hasil perbincangan dan negosiasi ala backpacker membuahkan hasil, kami mendapat tawaran jeep dan penginapan dengan harga yang miring melalui bapak yang kearap di panggil Pak Basir. Well….. penantian kita usai  juga, pukul 22.30 WIB serombongan bule satu mobil datang untuk naik taxi kearah bromo. Fiuhhhh akhirnya datang juga, saat itu pula kami melanjutkan perjalan bersama bule-bule itu ke bromo.
          Kami menginap di sebuah penginapan BUDI di Desa Ngadisari, tempat dimana kita memulai start untuk melakukan pendakian ke Bromo. Banyak penginapan yang ditawarkan di daerah tersebut mulai dari kelas atas sampai yang ekonomi saja. Seperti biasa, ala backpacker memilih penginapan yang biasa saja, dengan biaya sewa hanya Rp.150.000/ kamar semalam, fasilitas air panas dalam termos, kamar dengan tempat tidur standart dan kamar mandi luar dengan air hangat. Sudah cukuplah fasilitas tersebut bagi kami. Setelah bermalam di penginapan, kami di jemput oleh Pak Basir untuk mendaki BROMO dengan jeep yang telah kami booking sebelumnya. tarif yang dikenakan untuk mengantar wisatawan ke pabanjakan 2 pada saat itu hanya Rp.  70.000 saja, tapi itu hasil negosiasi gila2an kita heeheee. Kami berangkat pukul 04.00 dengan 2 orang bule dari Itali dan 2 orang bule dari Jerman, mereka adalah Yana dan Nataline, dua orang laki-laki yang lainnya aku lupa namanya. Dengan jeep kami berjalan kearah PANANJAKAN 2. Untuk menuju ke puncak pananjakan, setelah naik jeep harus berjalan lagi dan menapaki anak tangga yang berjumlah 200an. Dan sesampainya di puncak Pananjakan…… mata kita berbinar-binar dan takjuup, melihat indahnya puncak kawah bromo, Gunung Arjuna dan Gunung Semeru yang megah di atas lautan awan. Entah kenapa aku seakan tak percaya bahwa gunung itu nyata, seperti lukisan saja, seperti sebuah ilusi, tidak tampak nyata….namun itu nyata. Sungguh menakjupkan….. sangat mengagumkan….puncak Pananjakan BROMO. Langsung kami pasang aksi di depan kamera untuk mengabadikan sang alam bersama kami….. BROMO…..
          Tak bisa berlama-lama di puncak pananjakan, karena jeep dibawah sudah menunggu untuk mengantar kami ke Kawah Gunung Bromo. Bersama penumpang dan jeep yang sama kami menlajutkan wisata kami ke kawah bromo. Woooow……ternyata kami melintasi lautan awan yang tadi kita lihat di puncak Pananjakan. Melintasi lautan pasir yang membawa kita kearah kawah bromo. Jeep tidak mengantar kita ke kaki gunung kawah Bromo, harus berjalan sedikit dan menanjaki tangga untuk mencapai puncak. Tapi sebelum mencapai puncak, dari lautan pasir itu kita bisa melihat gunung Arjuna lebih dekat. Jadi terlihat lebih jelas. Sesudah mendaki puncak kawah bromo, kami pulang ke penginapan diantar jeep yang kita sewa. Menikmati bromo tidak cukup lama, mulai pukul 04.00 sampai pukul 08.30 saja. Tapi waktu sesingkat itu meninggalkan kesan yang luar biasa dan kenangan yang tak terlupakan. Aku ingin ke bromo lagi … ingin kembali ke bromo. Kami meninggalkan Desa Ngadisari pukul 10.00 dan melanjutkan perjalanan pulang melewati Surabaya menuju Boyolali. Well….. BROMO dan petualangan backpackerku, tak akan pernah aku lupakan.